SMA Negeri Bunga Bangsa Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Santuni Anak Yatim dan Perkuat Silaturahmi
Nagan Raya || Kabarrincong.com – SMA Negeri Bunga Bangsa menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh khidmat di halaman sekolah, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para siswa. Selain itu, peringatan Maulid Nabi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarinstansi pendidikan di Kecamatan Darul Makmur.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan oleh salah seorang siswa SMA Negeri Bunga Bangsa, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Selanjutnya, Kepala SMA Negeri Bunga Bangsa memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan. Setelah itu, kegiatan zikir Barzanji dibuka secara resmi untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara tersebut turut dihadiri kacabdin Nagan Raya serta rombonganya,kepala sekolah SD, SMP, SMA, SMK, toko masyarakat dan komite sekolah
setempat.
dan Kehadiran para pimpinan lembaga pendidikan itu mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan.
Kepala Sekolah: Maulid Nabi Menjadi Momentum Memperkuat Ukhuwah Islamiyah
Kepala SMA Negeri Bunga Bangsa, Samsul Bahrul, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepada media bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini melibatkan lima grup zikir Barzanji dari sejumlah sekolah di Kecamatan Darul Makmur.
"Pada tahun ini, kami mengundang lima grup zikir Barzanji yang berasal dari beberapa sekolah di Kecamatan Darul Makmur untuk bersama-sama memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri Bunga Bangsa," ujar Samsul Bahrul.
Adapun lima grup zikir Barzanji tersebut berasal dari SD Negeri Bunga Bangsa, SMP Negeri 1 Alue Bilie, SMP Negeri 2 Suka Mulia, SMA Negeri 1 Darul Makmur, dan SMK Shalihah Alue Bilie.
Menurut Samsul Bahrul, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga menjadi kesempatan untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mengajak para siswa meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap melalui kegiatan keagamaan tersebut, para siswa semakin memahami pentingnya menghormati guru dan orang tua, menyayangi sesama, menjaga persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Santunan Anak Yatim, Wujud Kepedulian terhadap Sesama
Pemberian santunan kepada anak yatim menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri Bunga Bangsa.
Kegiatan tersebut mengandung pesan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, menumbuhkan rasa empati, dan membangun kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Semangat berbagi dan menyayangi anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang perlu terus ditanamkan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri Bunga Bangsa menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antara pendidikan, agama, dan kepedulian sosial.
Membangun Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan membawa manfaat bagi seluruh peserta, khususnya para siswa, agar semakin mencintai Rasulullah SAW dan menjadikan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kebersamaan lima grup zikir Barzanji dari berbagai sekolah juga diharapkan dapat mempererat persaudaraan serta memperkuat hubungan baik antarlembaga pendidikan di Kecamatan Darul Makmur.
Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga tentang bagaimana meneladani perjuangan, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan akhlak mulia beliau dalam kehidupan nyata.
Dengan semangat tersebut, SMA Negeri Bunga Bangsa berharap dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada para siswa. Selain itu, peringatan Maulid Nabi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarinstansi pendidikan di Kecamatan Darul Makmur.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilantunkan oleh salah seorang siswa SMA Negeri Bunga Bangsa, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama.
Selanjutnya, Kepala SMA Negeri Bunga Bangsa memberikan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan. Setelah itu, kegiatan zikir Barzanji dibuka secara resmi untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara tersebut turut dihadiri kacabdin Nagan Raya serta rombonganya,kepala sekolah SD, SMP, SMA, SMK, toko masyarakat dan komite sekolah
setempat.
dan Kehadiran para pimpinan lembaga pendidikan itu mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan.
Kepala Sekolah: Maulid Nabi Menjadi Momentum Memperkuat Ukhuwah Islamiyah
Kepala SMA Negeri Bunga Bangsa, Samsul Bahrul, S.Pd., M.Pd., mengatakan kepada media bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini melibatkan lima grup zikir Barzanji dari sejumlah sekolah di Kecamatan Darul Makmur.
"Pada tahun ini, kami mengundang lima grup zikir Barzanji yang berasal dari beberapa sekolah di Kecamatan Darul Makmur untuk bersama-sama memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri Bunga Bangsa," ujar Samsul Bahrul.
Adapun lima grup zikir Barzanji tersebut berasal dari SD Negeri Bunga Bangsa, SMP Negeri 1 Alue Bilie, SMP Negeri 2 Suka Mulia, SMA Negeri 1 Darul Makmur, dan SMK Shalihah Alue Bilie.
Menurut Samsul Bahrul, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga menjadi kesempatan untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mengajak para siswa meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap melalui kegiatan keagamaan tersebut, para siswa semakin memahami pentingnya menghormati guru dan orang tua, menyayangi sesama, menjaga persaudaraan, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Santunan Anak Yatim, Wujud Kepedulian terhadap Sesama
Pemberian santunan kepada anak yatim menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMA Negeri Bunga Bangsa.
Kegiatan tersebut mengandung pesan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, menumbuhkan rasa empati, dan membangun kepedulian sosial di kalangan generasi muda.
Semangat berbagi dan menyayangi anak yatim merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang perlu terus ditanamkan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri Bunga Bangsa menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antara pendidikan, agama, dan kepedulian sosial.
Membangun Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut diharapkan membawa manfaat bagi seluruh peserta, khususnya para siswa, agar semakin mencintai Rasulullah SAW dan menjadikan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kebersamaan lima grup zikir Barzanji dari berbagai sekolah juga diharapkan dapat mempererat persaudaraan serta memperkuat hubungan baik antarlembaga pendidikan di Kecamatan Darul Makmur.
Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga tentang bagaimana meneladani perjuangan, kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan akhlak mulia beliau dalam kehidupan nyata.
Dengan semangat tersebut, SMA Negeri Bunga Bangsa berharap dapat terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.