Empat Hari Dicari, Hamdani Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Agoi Karian
NAGAN RAYA |
– Upaya pencarian terhadap Hamdani (42), warga asal Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di wilayah Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, akhirnya membuahkan hasil.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu, 20 September 2026, setelah tim melakukan pencarian selama empat hari.
Hamdani ditemukan sekitar pukul 11.45 WIB di aliran Sungai Agoi Karian, Desa Agoi Karian, Kecamatan Beutong. Lokasi penemuan jenazah diperkirakan berjarak sekitar 100 meter dari titik terakhir korban terlihat sebelum terseret arus.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya Rinaldi Irfandi melalui Pusdalops Agus Salim membenarkan bahwa proses pencarian telah dilakukan sejak korban dilaporkan hilang. Tim melakukan penyisiran selama beberapa hari hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada hari keempat.
Sebelumnya, Hamdani dilaporkan terseret arus ketika menyeberangi aliran Sungai Agoi Karian. Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim BPBD Nagan Raya dengan melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang berlangsung selama empat hari tersebut akhirnya dihentikan dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.[][][]
– Upaya pencarian terhadap Hamdani (42), warga asal Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai di wilayah Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, akhirnya membuahkan hasil.Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu, 20 September 2026, setelah tim melakukan pencarian selama empat hari.
Hamdani ditemukan sekitar pukul 11.45 WIB di aliran Sungai Agoi Karian, Desa Agoi Karian, Kecamatan Beutong. Lokasi penemuan jenazah diperkirakan berjarak sekitar 100 meter dari titik terakhir korban terlihat sebelum terseret arus.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya Rinaldi Irfandi melalui Pusdalops Agus Salim membenarkan bahwa proses pencarian telah dilakukan sejak korban dilaporkan hilang. Tim melakukan penyisiran selama beberapa hari hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pada hari keempat.
Sebelumnya, Hamdani dilaporkan terseret arus ketika menyeberangi aliran Sungai Agoi Karian. Peristiwa tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim BPBD Nagan Raya dengan melakukan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang berlangsung selama empat hari tersebut akhirnya dihentikan dan jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.[][][]